PADANG-FokusNusa.com
Di tengah diskusi tentang alat pelindung dan standar operasional, PT Semen Padang memilih membuka Bulan K3 Nasional 2026 dari sudut yang lebih personal: kesiapan tubuh dan pikiran pekerja sebagai benteng pertama keselamatan kerja.
Gagasan tersebut disampaikan sport physiotherapy and high performance coach Matias Ibo dalam seminar puncak Bulan K3 Nasional PT Semen Padang di Gedung Serba Guna perusahaan, Selasa (10/2/2026).
Menurut Matias, kecelakaan kerja kerap berawal dari tubuh yang lelah dan pikiran yang tidak fokus. Karena itu, konsep keselamatan tidak cukup dibangun melalui aturan, tetapi harus dimulai dari kebiasaan hidup sehat.
“Keselamatan dan performa kerja tidak bisa dipisahkan dari kondisi tubuh. Tubuh yang bugar, pikiran yang siap, dan pola pemulihan yang benar akan menurunkan risiko kecelakaan sekaligus meningkatkan produktivitas,” ujar Matias.
Dia menjelaskan bahwa kesiapan kerja dimulai dari cara berpikir. Teknik kerja yang benar perlu divisualisasikan lebih dulu sebelum dijalankan di lapangan agar tubuh bekerja lebih presisi.
“Ketika teknik sudah matang di kepala, tubuh akan lebih siap mengeksekusinya tanpa ragu,” katanya.
Matias juga menekankan pentingnya latihan fisik yang konsisten. Latihan tidak harus berat, tetapi harus dilakukan secara teratur dengan mengenali batas kemampuan tubuh masing-masing pekerja.
Selain fisik, kekuatan mental disebutnya sebagai faktor penentu keselamatan. Pola pikir yang tenang dan positif akan membantu pekerja mengambil keputusan yang lebih aman dalam situasi berisiko.
“Cedera bukan sekadar musibah. Itu adalah sinyal dari tubuh bahwa ada yang perlu diperbaiki, baik dari teknik, nutrisi, maupun pemulihan,” tegasnya.
Seminar ini diikuti ratusan karyawan PT Semen Padang dari berbagai unit kerja sebagai bagian dari rangkaian Bulan K3 Nasional 2026. (000/sp)


