![]() |
Anggota Komisi V DPR RI Zigo Rolanda mendorong pengawasan kendaraan diperketat sejak sebelum memasuki jalan tol. (Foto: Ist./FokusNusa.com)
|
JAKARTA – FokusNusa.com
Anggota Komisi V DPR RI Zigo Rolanda mendorong pengawasan kendaraan diperketat sejak sebelum memasuki jalan tol. Langkah itu dinilai penting untuk mencegah kendaraan Over Dimension Over Loading (ODOL) menjadi faktor kecelakaan.
Zigo menyampaikan hal tersebut dalam Rapat Dengar Pendapat Panitia Kerja Standar Pelayanan Minimal (SPM) Jalan Tol Komisi V DPR RI bersama Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) di Jakarta, Rabu (26/8/2026).
Menurutnya, kecelakaan yang berkaitan dengan ODOL tidak semestinya seluruh kesalahan dibebankan kepada sopir. Pemeriksaan di pintu masuk tol juga harus diperkuat.
“Kalau misalnya penyebabnya ODOL, jangan 100 persen menyalahkan sopirnya. Artinya, pengawasan sebelum kendaraan masuk jalan tol juga harus ditingkatkan,” ujar Zigo.
Politisi Partai Golkar asal Sumatera Barat itu bahkan mendorong adanya jembatan timbang di setiap pintu masuk tol untuk memastikan kendaraan yang melintas memenuhi ketentuan.
Selain pengawasan kendaraan, Zigo mengingatkan pengelola jalan tol agar menjalankan kewajiban Standar Pelayanan Minimal (SPM), termasuk terkait kondisi jalan serta prasarana keselamatan dan keamanan.
“Kita ingin memastikan jalan tol tidak hanya memenuhi standar pelayanan, tetapi juga benar-benar memberikan perlindungan dan keselamatan bagi setiap pengguna jalan,” katanya.
Dia berharap penguatan pengawasan dan pemenuhan SPM dapat menekan risiko kecelakaan sekaligus meningkatkan keselamatan pengguna jalan tol. (000/yyn)

