![]() |
| Pemerintah menyiapkan pembangunan rumah susun (rusun) bagi warga, dengan pendekatan baru yang melibatkan sinergi antara BUMN dan pihak swasta. (Foto: Ist./FokusNusa.com) |
JAKARTA-FokusNusa.com
Penataan kawasan bantaran rel di wilayah Senen, Jakarta Pusat, mulai bergerak cepat. Pemerintah menyiapkan pembangunan rumah susun (rusun) bagi warga, dengan pendekatan baru yang melibatkan sinergi antara BUMN dan pihak swasta.
Langkah ini ditandai dengan peninjauan langsung Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait bersama Kepala BP BUMN Dony Oskaria di kawasan Jalan Kramat Raya. Lahan yang disiapkan untuk proyek tersebut seluas 1,4 hektare dan merupakan aset milik PT Angkasa Pura.
Berbeda dari pola sebelumnya, proyek ini menggunakan skema khusus di mana kepemilikan aset tetap berada di tangan BUMN, sementara pihak swasta dilibatkan dalam proses pembangunan.
“Tanah tetap milik BUMN. Swasta bantu bangun, lalu diserahkan kembali. Ini pola sinergi,” tegas Maruarar.
Konsep final proyek disebut akan segera diputuskan dalam waktu dekat, tepatnya pada Rabu (1/4/2026), sebelum masuk tahap pelaksanaan.
Pemerintah juga menargetkan proses pembangunan berjalan cepat. Groundbreaking direncanakan dimulai pada Mei 2026.
“Groundbreaking kita targetkan Mei. Kita butuh kecepatan,” ujar Dony Oskaria.
Dia menambahkan, optimalisasi aset milik BUMN menjadi kunci dalam mendukung program penyediaan hunian layak tersebut.
Program ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto setelah meninjau langsung kondisi warga yang tinggal di bantaran rel. Pemerintah diminta segera menghadirkan hunian yang lebih layak, termasuk fasilitas dasar seperti MCK.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya memastikan proses persiapan sudah berjalan di lapangan.
“Tim sudah bergerak untuk pembangunan hunian dan MCK yang tidak jauh dari lokasi warga,” katanya.
Dengan skema baru ini, pemerintah berharap penataan kawasan tidak hanya berjalan lebih cepat, tetapi juga tetap menjaga kepemilikan aset negara, sekaligus memberikan hunian yang lebih aman dan layak bagi masyarakat. (Yyn)


