![]() |
| Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade menyebut proyek flyover bukan lagi sebatas wacana, melainkan sudah masuk komitmen pelaksanaan Kementerian Pekerjaan Umum. (Foto: Ist./FokusNusa.com) |
AGAM-FokusNusa.com
Kemacetan panjang di kawasan Pasar Padang Luar, Kabupaten Agam, yang selama bertahun-tahun menjadi keluhan pengguna jalan Padang–Bukittinggi, dipastikan segera mendapat solusi permanen. Pemerintah pusat akan merealisasikan pembangunan flyover di titik tersebut.
Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade menyebut proyek flyover bukan lagi sebatas wacana, melainkan sudah masuk komitmen pelaksanaan Kementerian Pekerjaan Umum.
Menurut dia, kepadatan lalu lintas di Padang Luar selama ini bukan hanya menghambat mobilitas warga, tetapi juga menekan aktivitas ekonomi kawasan Agam dan Bukittinggi.
“Kemacetan ini sudah terlalu lama. Tidak boleh terus dibiarkan. Pemerintah pusat hadir dan pembangunan flyover harus berjalan,” kata Andre saat mendampingi kunjungan Menteri Pekerjaan Umum ke Sumatera Barat.
Dia menegaskan akan mengawal langsung proyek tersebut hingga terealisasi di lapangan. Flyover iydinilai menjadi infrastruktur kunci untuk memperlancar arus kendaraan di jalur strategis penghubung antarwilayah itu.
Andre juga mengingatkan pemerintah daerah agar segera menuntaskan pembebasan lahan serta kelengkapan teknis lainnya, sehingga proses pembangunan tidak kembali tertunda.
“Kalau daerah sudah siap, pelaksanaan bisa dipercepat. Jangan sampai masyarakat menunggu lebih lama lagi,” ujarnya.
Kunjungan Menteri PU bersama Gubernur Sumatera Barat ke Kabupaten Agam menjadi bagian dari percepatan sejumlah proyek strategis nasional di daerah, termasuk penanganan titik-titik kemacetan.
Dengan dibangunnya flyover Padang Luar, arus lalu lintas diharapkan lebih lancar, waktu tempuh berkurang, dan konektivitas ekonomi Sumatera Barat semakin kuat. (000/003)


