![]() |
| Yoga Pratama, 18, pemuda asal Taratak, Kelurahan Koto Lua, Kecamatan Pauh, Kota Padang, bersiap berangkat ke Jepang untuk bekerja di sektor pertanian. (Foto: Semen Padang/FokusNusa.com) |
PADANG - FokusNusa.com
Yoga Pratama, 18, pemuda asal Taratak, Kelurahan Koto Lua, Kecamatan Pauh, Kota Padang, bersiap berangkat ke Jepang untuk bekerja di sektor pertanian.
Lulusan SMA Negeri 15 Padang itu dijadwalkan bertolak pada Rabu (26/8/2026) menuju Numamoto Shinichi, Kota Tsuchiura, Prefektur Ibaraki. Ia menjadi peserta pertama dari delapan peserta pelatihan bahasa dan budaya Jepang yang menyelesaikan seluruh tahapan hingga memperoleh kepastian keberangkatan.
Program tersebut digelar Forum Pemberdayaan Masyarakat (FPM) Koto Lua bersama LPK Kamisato Gakuin Center dan mendapat dukungan PT Semen Padang melalui program Basinergi Membangun Nagari.
Yoga mengatakan kesempatan tersebut ingin dimanfaatkannya untuk membantu perekonomian keluarga. Sebagai anak sulung dari tiga bersaudara, ia berharap penghasilannya nanti dapat membantu orang tua dan pendidikan kedua adiknya.
“Kesempatan tersebut sangat luar biasa dalam hidup saya dan tentunya harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya, terutama untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga,” ujar Yoga.
Ketua FPM Koto Lua Nofial mengatakan dari delapan peserta, empat orang telah memperoleh kontrak kerja di Jepang, sementara tiga lainnya masih menunggu Certificate of Eligibility (COE).
Sementara itu, Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang Win Bernadino mengatakan dukungan terhadap program tersebut merupakan bagian dari upaya perusahaan mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.
“Program ini bukan sekadar pelatihan, melainkan investasi sosial jangka panjang untuk menekan angka kemiskinan di sekitar wilayah perusahaan,” katanya.
Kepala Unit CSR PT Semen Padang Hernes berharap keberhasilan Yoga menjadi motivasi bagi peserta lain dan pemuda di Koto Lua untuk memanfaatkan peluang serupa.
“Mudah-mudahan pencapaian Yoga ini dapat memotivasi teman-teman dan adik-adiknya untuk mengikuti jejak yang sama,” ujarnya.

